<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0"><channel><atom:link rel="hub" href="http://tumblr.superfeedr.com/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"/><description>Share about the insight for politics and movement.
All about youth’s voice and their ideas.




var sc_project=6848953; 
var sc_invisible=1; 
var sc_security="9ef7c042"; 

</description><title>walk the talk!</title><generator>Tumblr (3.0; @indonesianyouthvoice)</generator><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/</link><item><title>Politik dan Pemuda Indonesia Sebuah riset yang pernah dilakukan...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_m0ag11wVwI1qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia Sebuah riset yang pernah dilakukan oleh Plan Politika terhadap anak-anak muda di Jakarta memberikan hasil bahwa, dari rentang 1-100, anak-anak muda hanya berani memberikan nilai 51 untuk memprediksi seberapa yakin mereka dengan kondisi perpolitikan Indonesia di beberapa tahun mendatang. Hal ini tentunya sudah dapat diprediksi mengingat tingkat apatisme anak-anak muda semakin tinggi. Politik dianggap sebagai sesuatu yang tidak layak untuk mendapatkan perhatian mereka. Hal ini juga diperparah oleh pemberitaan media yang seringkali menyudutkan para pelaku politik. Padahal, banyak sekali politisi-politisi jujur yang memegang teguh idealisme. Sayangnya, pemberitaan tersebut sepertinya luput dari perhatian media. Hal ini  pada akhirnya membuat anak-anak muda mengalami apa yang dinamakan disonansi kognitif yang berujung kepada ketidakpedulian terhadap politik.&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/18640316913</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/18640316913</guid><pubDate>Sat, 03 Mar 2012 09:53:25 +0700</pubDate></item><item><title>Politik dan Pemuda Indonesia :
Riset menarik yang dilakukan...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_lz2fg4uvn91qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia :&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Riset menarik yang dilakukan oleh Youthlab Indonesia. Politisi ternyata adalah nomor kesekian dalam daftar akun yang wajib di follow oleh anak-anak muda. Anak-anak muda lebih ingin follow akun-akun yang sekiranya dapat memberikan manfaat, infrmasi, dan kenyamanan dalam berkicau ria, yaitu akun info, teman, selebritis, dan influencing youth seperti Alanda Kariza dan Iman Usman. Di sisi lain, akun politisi dianggap sebuah akun yang membosankan, memusingkan, dan palsu. Selain bahasannya yang hanya melulu seputar politik (yang mana tidak mereka percaya), politisi memiliki cap “pembohong” dan berpura-pura atau hanya dianggap sebagai pencitraan semata. Mereka lebih menyukai sosok yang genuine dan authentic.&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/17257565740</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/17257565740</guid><pubDate>Wed, 08 Feb 2012 15:26:28 +0700</pubDate></item><item><title>Politik dan Pemuda Indonesia
Apa yang kalian pikirkan jika...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_lyacg5qGFb1qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Apa yang kalian pikirkan jika melihat poster di atas? Geli? Malas? atau malah suka? Kami yakin sekali bahwa kalian pasti tertarik untuk melihat poster tersebut, tapi untuk apakah? Menertawai atau share pict ke grup bbm atau whatsapp untuk dijadikan bahan tertawaan bersama?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Setelah tertarik melihat, apakah dengan serta merta kalian akan memilih kandidat tersebut (anggap saja kalian tidak mengenal kandidat tersebut sebelumnya)? Mungkinkah muncul rasa ingin tahu yang mengarah kepada proses memilih? Hmm..sepertinya tidak ya? ;p&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Poster tersebut mungkin awalnya memiliki dasar pemikiran seperti ini :&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;“Jika Rambo, tokoh film terkenal dari Hollywood saja memilih bapak kandidat, pasti para konstituen termasuk anak-anak muda akan ikut memilih juga”&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tapi benarkah anak muda akan berpikir seperti itu? Tentu tidak. Ciri khas anak muda saat ini adalah &lt;em&gt;scrutiny&lt;/em&gt;. Mereka kritis dan memiliki database informasi yang luas melalui media cetak maupun internet. Tentunya dasar pemikiran seperti itu hanya akan berujung pada bahan lelucon semata.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Jadi, daripada menghabiskan banyak uang untuk membangun komunikasi untuk kampanye yang “konyol”, lebih baik menampilkan authenticity kandidat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cheers!&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/16392998356</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/16392998356</guid><pubDate>Tue, 24 Jan 2012 11:28:53 +0700</pubDate></item><item><title>Politik dan Pemuda Indonesia :
Riset menarik yang dilakukan...</title><description>&lt;img src="http://25.media.tumblr.com/tumblr_lxqeqdJy2I1qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia :&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Riset menarik yang dilakukan oleh AIESEC dan Youthlab Indonesia menyebutkan bahwa saat senggang dan bosan adalah prime time anak-anak muda Bandung mengecek akun social media mereka. Secara kognitif, keadaan pikiran berada pada fase rileks atau jenuh (saat bosan). Oleh karena itu yang dilakukan saat mengecek akun social media hanyalah melihat sesekali Lini Masa dan memperhatikan penuh pada tweet yang santai, kocak, atau dekat dengan keadaan mereka saat itu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Keadaan senggang dan bosan akan menyebabkan semakin resistennya anak-anak muda saat membaca hal yang berkaitan dengan politik atau korupsi di pemerintahan. Ditambah oleh pelaku politik dan pembuat kebijakan yang selalu membicarakan hal-hal abstrak dan sulit dimengerti oleh kaum muda bukan pemerhati politik. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oleh karena itu, akan lebih baik jika para pelaku politik dan pembuat kebijakan berusaha mengikat diri dengan anak muda dengan cara menjadi diri sendiri dan tidak terjebak dalam usaha pencitraan yang seolah hanya membicarakan hal-ha yang sifatnya abstrak dan “ingin dicap pintar atau mumpuni”. Penting sekali jika politisi juga berbicara hal-hal yang sifatnya membumi, yang juga dirasakan oleh kaum muda kebanyakan untuk memperkecil resistensi mereka dengan dunia politik dan pemerintahan.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cheers! :D&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/15769767659</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/15769767659</guid><pubDate>Fri, 13 Jan 2012 17:06:00 +0700</pubDate><category>youth movement</category><category>youth speak</category><category>indonesian politics</category><category>youth politics</category></item><item><title>Pengauditan website DPRD oleh TIDAR.</title><description>&lt;a href="http:// http//t.co/17jx9gz1"&gt;Pengauditan website DPRD oleh TIDAR.&lt;/a&gt;: &lt;p&gt; Inovatif! :) &lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/12551564836</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/12551564836</guid><pubDate>Wed, 09 Nov 2011 16:02:05 +0700</pubDate><category>indonesian politics</category><category>indonesian youth</category><category>youth movement</category></item><item><title>Workshop Fotografi dan Penulisan Artikel Majalah Epik</title><description>&lt;p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://www.majalahepik.com/storage/post-images/BANNER%20WEB.jpg?__SQUARESPACE_CACHEVERSION=1318781733244"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Buat mahasiswa dan pemuda di Bandung dan sekitarnya, atau yang memiliki rencana menghabiskan akhir pekan di Bandung pada 12 dan 13 November 2011, bisa mampir ke acara “Kompetisi Fotografi dan Penulisan Artikel” yang diselenggarakan Majalah Epik. Bertempat di Auditorium SBM ITB Bandung, akan dilaksanakan workshop Street Photography and Urban Project, dengan pembicara dari Darwis Triadi Photography. Hari berikutnya giliran Redaktur Republika yang akan mengisi workshop bertema Layouting dan Desain Tata Letak.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Bosan dengan &lt;em&gt;weekend &lt;/em&gt;yang gitu-gitu aja? Yuk, coba datang ke event yang satu ini :)&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/12236138834</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/12236138834</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2011 17:03:00 +0700</pubDate><category>indonesian youth</category></item><item><title>Yang muda yang berkarya! Parlemen Muda Indonesia</title><description>&lt;p&gt;&lt;span&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Sudah muak dengan tingkah ulah anggota-anggota parlemen? Atau hobi mengkritik pemerintah dengan berdemo di senayan? Mungkin sudah saatnya Kamu yang mencoba merasakan menjadi anggota parlemen. Caranya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Coba ikut &lt;a href="http://parlemenmuda.org/"&gt;Parlemen Muda Indonesia&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Parlemen muda indonesia adalah gebrakan baru dari anak muda Indonesia yang diinisiasi oleh Indonesian Future Leader. Di program&lt;span&gt; &lt;/span&gt;ini, para pemuda benar-benar diajak untuk &amp;#8220;berpolitik praktis&amp;#8221; layaknya politisi pada masa pemilu. Nantinya akan terpilih&lt;span&gt; &lt;/span&gt;33 Anggota Parlemen Muda yang berhak mengikuti Sidang Parlemen yang akan dilaksanakan di Jakarta pada Januari 2012. Selama sidang, para anggota Parlemen Muda akan menghasilkan berbagai rekomendasi dan rumusan kebijakan khususnya dalam isu pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Anggota Parlemen Muda juga akan dibekali kemampuan kepemimpinan, komunikasi, advokasi, dan pengelolaan proyek. Dalam rangkaian sidang juga akan ditentukan sejumlah penghargaan khusus bagi wakil daerah yang menunjukkan performa terbaik dalam berbagai bidang.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Seluruh anggota Parlemen Muda akan kembali ke daerah masing-masing, dan menginisiasikan berbagai proyek advokasi dan sosial yang akan memberikan dampak kepada daerah mereka.&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Grand launching program ini telah diselenggarakan pada 22 Juli 2011. Dan saati ini sedang berlangsung Masa&lt;span&gt; &lt;/span&gt;kampanye&lt;span&gt; &lt;/span&gt;dari&lt;span&gt; &lt;/span&gt;23 Okt - 23 Nov 2011&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img src="http://parlemenmuda.org/images/stories/mind%20mapping%20parlemen%20muda.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;*peta alur Parlemen Muda Indonesia*&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ini dia contoh salah satu kampanye dari kandidat!&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img src="http://media.tumblr.com/tumblr_ltixpoTCZI1qinzne.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menarik kan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Ini baru namanya, yang muda yang berkarya! :D&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/11845281004</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/11845281004</guid><pubDate>Mon, 24 Oct 2011 08:07:05 +0700</pubDate><category>indonesian youth</category><category>indonesian politics</category><category>youth movement</category></item><item><title>"Pemuda sudah saatnya speak-up. Sayangnya, tidak banyak yang berani gambling dan memiliki modal cukup..."</title><description>“Pemuda sudah saatnya speak-up. Sayangnya, tidak banyak yang berani gambling dan memiliki modal cukup untuk berada di ranah politik praktis. Itu sungguh sangat disayangkan. Tapi, dalam memberikan sikap politik, atau berpartisipasi secara politis, pemuda harus berani. Entah dengan aksi, petisi, maupun hal-hal konkrit yang mendukung sikap politiknya (misal, menjadi seorang marhaen)”&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; - &lt;em&gt;&lt;p&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-VxJTCZqW-nw/Tiv0fjcqi1I/AAAAAAAAARY/6iNO0HxkXYk/s1600/267998_218997421475969_100000971375732_627143_1939932_n.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Shefti Latiefah&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Mahasiswi Tingkat Akhir Universitas Paramadina&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Initiator of Save Street Child&lt;/span&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/10671842089</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/10671842089</guid><pubDate>Mon, 26 Sep 2011 09:00:05 +0700</pubDate><category>youth speak</category><category>indonesian politics</category></item><item><title>Surat dari mantan ketua SAU terkait pemberian Doktor HC oleh Rektor UI</title><description>&lt;p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Rektor UI (dimuat/ditayangkan hampir di seluruh media)&amp;#160;: “&lt;em&gt;pemberian Doctor HC untuk Raja Arab Saudi tersebut sudah dikaji komite yang terdiri dari delapan guru besar UI &lt;u&gt;dari berbagai disiplin ilmu yang mewakili unsur anggota majelis wali amanah, senat akademik, dan guru besar&lt;/u&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;Surat dari mohammad Nasikin, mantan ketua SAU (senat akademik Universitas) kepada Kompas.com&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Bapak / Ibu mantan senator alumni SAU 2006-2011 yang berbahagia,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Perkenankan saya mengucapkan selamat idul fitri 1432&amp;#160;H dan mohon dibukakan pintu maaf lahir dan batin. Mudah-mudahan kita selalu dalam lindunganNya dan lebih baik di tahun mendatang.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Terkait pernyataan teman-teman tentang pemberian gelar HC, saya ingin menegaskan bahwa tidak ada perwakilan SAU di komite penganugerahan doctor HC. Artinya SAU tidak pernah secara resmi mengirim perwakilan ke komite tersebut dan oleh karena itu apa yuang diputuskan komite tersebut tidak dibahas di SAU apalagi disetujui oleh SAU. Keputusan di SAU adalah keputusan paripurna, apapun yang mewakili SAU persetujuannya harus melewati persetujuan paripurna dan pasti semua anggota akan mengetahuinya. Memang ada anggota komite yang kebetulan menjadi anggota SAU, tetap keanggotaannya di komite tidak pernah secara resmi dikirim untuk mewakili UI.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Saya juga ingin mengajak teman-teman mengingat kembali bahwa penganugerahan Doctor HC diserahkan kewenangannya kepada Rektor melalui SK MWA, sehingga SAU memang betul-betul tidak terkait dengan proses pemberian gelar tersebut. Mengingat di PP 152 tertulis bahwa pertimbangan untuk pemberian gelar adalah kewenangan SAU, maka SAU pernah membuat pansus (ketuanya Prof.Heru) untuk merevisi SK MWA tersebut agar kewenangan dikembalikan SAU. Hal ini didasari pada pemikiran bahwa paripurna SAU, yang memiliki anggota berbagai disiplin ilmu, akan lebih kompeten menentukan apakah seseorang patut mendapat anugrah doktor HC. Namun pansus revisi SK MWA tersebut dihentikan penugasannya karena diundangkannya UU BHP.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Demikian urun rembug saya yang sudah mantan ketua dan ingin SAU 2006-2011 pensiun dengan tenang. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Terimakasih dan mohon maaf lahir batin, mumpung masih bulan syawal.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&amp;gt;kayaknya memang ada Komite pemberian DR HC seperti halnya komite lain. Sayangnya tidak transparan dan hanya diumumkan lewat web. Tidak semua staf rajin membuka website UI. Ada baiknya ditulis juga dalam buletin Makara dan SK diberikan kepada masing-masing Ketua organ di lingkungan UI. Setiap SK seharusnya ada tembusan kepada semua organ agar dapat diberitahukan kepada anggota.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;Wassalam,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/9824690364</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/9824690364</guid><pubDate>Mon, 05 Sep 2011 12:59:57 +0700</pubDate><category>indonesian</category><category>indonesian politics</category></item><item><title>Kaderisasi Partai Politik di pandangan Agung.
(@agung_anw)</title><description>&lt;img src="http://25.media.tumblr.com/tumblr_lpr3esOt7Q1qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Kaderisasi Partai Politik di pandangan Agung.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;(@agung_anw)&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/8769686615</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/8769686615</guid><pubDate>Thu, 11 Aug 2011 13:30:27 +0700</pubDate><category>Politik</category><category>politics</category><category>partai politik</category><category>pemuda</category><category>kaderisasi</category></item><item><title>Politik dan Pasangan Hidup</title><description>&lt;p&gt;&lt;img src="http://thelivingiseasy.files.wordpress.com/2008/07/b-and-m.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemilihan pasangan hidup ternyata terkait dengan sikap politik individu. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Temuan oleh Alvarez ini menyatakan, kesamaan politik pasangan sebagian besar berasal dari pemilihan pasangan, bukan persuasi dan akomodasi selama masa hubungan. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan antara pasangan dan sikap politik lebih kuat pada isu seperti agama dan prefensi seksual. Namun, sikap politik terkait hal-hal seperti pajak, hubungan luar negri, cendrung menunjukkan korelasi yang lebih lemah. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Temuan ini mengindikasikan bahwa, jika kita ingin memahami preferensi politik seseorang, tidak dapat dilihat hanya dari pendapat individu semata, namun juga harus melihat jaringan sosial dan politik yang berinteraksi dengan individu.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;So, have u chose mate who share your political views?;)&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;complete article on http://bit.ly/lixAwr&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7247333743</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7247333743</guid><pubDate>Tue, 05 Jul 2011 08:07:29 +0700</pubDate><category>politics</category><category>political preference</category><category>sikap politik</category></item><item><title>Pemuda generasi Y dan media</title><description>&lt;p&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_w2AXLgFWdBE/TPPc3qu1LKI/AAAAAAAABUw/0KrKS5WBrCo/s1600/65150_videos_still_image_9475_small.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal"&gt;Jika berbicara mengenai pemuda pada saat ini, mungkin dapat dikatakan saat ini adalah waktunya para generasi Y dan Z. Generasi Y, adalah para pemuda yang lahir di akhir 70an-80an. Generasi ini adalah para pemuda yang lahir dan berkembang di saat era baru. Kehidupan perkampusan mereka dimulai di zaman reformasi, dimana mereka sekaligus menjadi saksi pergolakan politik yang terjadi di Indonesia. Pada saat itu pula kebebasan pers sedang menjadi salah satu isu utama, sehingga generasi ini cendrung “melek media”.Berdasarkan data dari Peniti Pink –distributor media indie di Jakarta-, hingga tahun 2004 saja,terdapat &lt;span&gt; &lt;/span&gt;223 media alternatif yang diproduksi oleh pemuda Indonesia.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Juliastuti - seorang peneliti pergerakan pemuda- , Setelah era reformasi di tahun 1998, isu yang lebih hangat diantara para generasi Y adalah mengenai komunitas-komunitas kecil, daripada isu politik besar. Komunitas-komunitas ini dirasakan penting bagi para pemuda sebagai wadah mereka dalam mengungkapkan pendapat, berbagi ideologi, dan juga sekaligus sebagai ajang untuk “terlihat keren”.&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;Dilema besar yang dialami para generasi Y adalah gaya hidup, sikap, dan ideologi yang menjadi kabur dan bercampur baur. Karena generasi ini, bisa dikatakan mencicipi berbagai aspek peralihan di Indonesia.&lt;/p&gt;

&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Well, saya termasuk generasi Y. Dan bisa dikatakan saya merasakan hal-hal yang dipaparkan di atas. Menurut saya, banyak keuntungan menjadi bagian dari Generasi Y. Generasi yang masih bisa melahap koran, namun di saat bersamaan juga jago untuk media online!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span&gt;Lalu, bagaimana dengan generasi Z? That&amp;#8217;s next ;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7079135868</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7079135868</guid><pubDate>Thu, 30 Jun 2011 18:55:56 +0700</pubDate><category>indonesian youth</category><category>politics</category></item><item><title>Figur dalam Partai Politik</title><description>&lt;p&gt;&lt;span&gt;
&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Banyak yang bilang partai politik itu busuk, kotor, dan negatif. Coba kita tanya sama beberapa anak muda secara random di sekitar kita, kebanyakan akan menjawab seperti itu. Jangan lupa tanyakan kesediaan mereka berpartisipasi dalam politik atau hal-hal yang berhubungan dengan kepartaian&lt;/span&gt;, pasti sebagian besar akan menjawab &amp;#8220;tidak mau&amp;#8221;. Bisa dimaklumi mengingat situasi politik kita dan pemberitaan media mengenai keadaan politik Indonesia sepertinya tidak jauh dari hal-hal negatif.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Fenomena seperti ini tentunya berbahaya mengingat partai politik merupakan salah satu penggerak dalam sisitem pemerintahan dan tata negara. Jika generasi-generasi muda tidak mau memperbaiki sistem manajemen partai politik agar mesinnya sehat, tentunya mimpi buruk tentang partai politik tidak akan pernah berakhir.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lantas, apakah tidak ada harapan sama sekali bagi parpol untuk merengkuh anak muda? Tentu saja ada! Berdasarkan hasil etnografi planpolitika terhadap sejumlah anak muda dari kalangan organisatoris dan bukan. Salah satu hal yang membuat mereka percaya terhadap partai politik adalah figur politik yang menjadi titik sorot masyarakat.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Lantas seperti apakah figur yang dinantikan dan bisa membuat anak-anak muda memiliki kepercayaan?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Haryo, salah seorang aktivis kampus mengatakan bahwa &lt;em&gt;tokoh atau figur politik yang dikagumi anak muda adalah seseorang yang down to earth baik dalam berpikir maupun berperilaku, juga memiliki track record yang baik dan dekat dengan lingkungannya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Tokoh yang disukai anak muda sebaiknya sudah membuktikan kata-katanya sebelum mulai berbicara tentang dirinya dalam kampanye. Contoh lainnya adalah Anies Baswedan, beliau mndapatkan banyak simpati dan tentu saja calon-calon pemilih (jika beliau berniat mencalonkan diri menjadi pemimpin negara dan menggunakan partai politik sebagai kendaraannya) yang sangat banyak berkat usahanya membangun Indonesia Mengajar, suatu langkah kongkrit untuk negara.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Yang ingin kami coba sampaikan adalah, figur masih merupakan satu elemen kuat yang membuat seorang anak muda percaya terhadap salah satu partai politik. Fenomena ini agak berbeda dengan kecenderungan penggunaan icon atau selebritis dalam mengiklankan sebuah merk atau brand tertentu, dimana anak-anak muda tidak terlalu memperhatikan lagi, juga masih lebih mempercayai rekomendasi teman-temannya daripada icon tersebut. Dalam politik, ternyata figur masih sangat berpengaruh. Figur yang baik memberi sumbangan kepercayaan terhadap partai politik yang mengusung figur tersebut.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Oleh karena itu, sebaiknya sebelum 2014 datang, engagement partai politik terhadap anak muda sudah seharusnya dilakukan melalui pemilihan figur yang tepat, bukan dengan pemasangan baliho untuk memamerkan senyum para kandidat, tapi dengan pemberian aksi kongkrit dan nyata yang memang dilakukan untuk masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Cheers!&lt;/p&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7031748737</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/7031748737</guid><pubDate>Wed, 29 Jun 2011 10:00:06 +0700</pubDate><category>indonesian politics</category><category>indonesian youth</category><category>pemuda indonesia</category><category>politik</category></item><item><title>Surat untuk Mr. Obama</title><description>&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia&lt;span class="submitted"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;h1&gt;&lt;span&gt;Saya menemukan artikel menarik berjudul &amp;#8220;Mr.Obama, Put our youth to Work.&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;p&gt;&lt;span class="submitted"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Kalau di Indonesia Obama terlihat sangat &amp;#8220;kinclong&amp;#8221;, tapi tidak di negrinya sendiri. Artikel ini mengungkapkan keresahan warga Amerika terkait persentase pengangguran yang mencapai 12%.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para lulusan dari universitas-universitas ternama seperti University of California,Barkeley, dll tercatat tidak bekerja selayaknya latar belakang pendidikan mereka.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Melalui surat terbuka ini, sang penulis menyarankan program  Y.E.S. (Youth Engaged in Service) untuk dimodifikasi. Setiap pemuda yang lulus dari SMA diharapkan mengikuti program magang selama setahun terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan perukuliahan apa yang akan mereka ambil. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Jann Gumbiner, sang penulis menyudahi suratnya dengan seruan&lt;strong&gt; &amp;#8220;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;strong&gt;Put our youth to work!&amp;#8221;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;
&lt;p&gt;Well, gagasan yang cukup menarik. Bagaimana dengan pemuda Indonesia?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src="http://cdn.thefreshxpress.com/freshxp/wp-content/uploads/2011/06/ObamaYouth_vl-vertical.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;*complete article on http://bitly.com/mhh3Mp&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6924481071</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6924481071</guid><pubDate>Sun, 26 Jun 2011 10:00:00 +0700</pubDate><category>youth speak</category></item><item><title>Nyok belajar budaya betawi!</title><description>&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Kelurahan Pejaten Barat dan Jati Padang, Jakarta Selatan, dijadikan lokasi belajar bagi 40 pemuda dari empat provinsi di Indonesia untuk mempelajari budaya betawi. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Para pemuda ini berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, maluku, KallmantanTengah dan Kepulauan Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Nantinya,  40 pemuda ini akan mempelajari kehidupan masyarakat dan budaya Betawi di tempat warga sekitar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Wow, menarik! ternyata semangat pemuda untuk mencintai budaya Indonesia masih tetap menggema! :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;sumber:PosKota&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6889336795</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6889336795</guid><pubDate>Sat, 25 Jun 2011 10:01:00 +0700</pubDate><category>indonesian youth</category><category>youth movement</category><category>gerakan pemuda</category><category>pemuda indonesia</category></item><item><title>Politik dan Pemuda Indonesia :
Dalam survey yang dilakukan...</title><description>&lt;img src="http://25.media.tumblr.com/tumblr_lmxosoFUy41qjadj7o1_500.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;Politik dan Pemuda Indonesia :&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Dalam survey yang dilakukan oleh Plan Politika, mayoritas anak muda tidak ingat akan iklan politik yang pernah dilihatnya. Sisanya dapat mengingat kontennya. Contoh iklan yang diingat adalah iklan politik PAN, Demokrat, PDIP (coblos moncongnya), dan partai Gerindra.&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6619108157</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6619108157</guid><pubDate>Fri, 17 Jun 2011 19:17:13 +0700</pubDate></item><item><title>Politik Humor, Humor Politik</title><description>&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src="http://siboek.com/sibook/images/humor%20politik%20pak%20presiden.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemuda dan Politik&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Waktu jaman kampanye, coba ngacung yang suka terhibur dengan kelakuan para kandidat?? Well, saya salah satunya. Ternyata politik dan humor adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.Tidak heran kan, kalau di Indonesia banyak pelawak yang banting stir jadi politisi. Atau juga banyak tokoh-tokoh dan kejadian-kejadian politik, yang dikemas di acara humor.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Alvarez, seorang peneliti ilmu politik dari California Institute of Technology meneliti lebih jauh mengenai humor dan politik. Dari penelitian ini ditemukan bahwa, humor sering digunakan para kandidat untuk menyerang kandidat lainnya. Selain itu, penggunaan humor cendrung dapat membiaskan pesan negatif sehingga diterima sebagai pesan yang lebih positif. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Atau sebaliknya, politik merupakan salah satu topik andalan dalam dunia lawak. Kalau di Indonesia mungkin kita mengenal acara seperti &amp;#8220;Democrazy&amp;#8221; atau &amp;#8220;Sentilan-Sentilun&amp;#8221;, maka di Amerika contohnya terdapat&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;em&gt;The Daily Show with Jon Stewart&lt;/em&gt;, sebuah acara komedi dengan genre &lt;/span&gt;&lt;span&gt;yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Well, fakta penelitian yang cukup menarik. Asal jangan sampai permasalahan negara dijadikan bahan becandaan ya! ;)&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;*Artikel lengkapnya bisa di klik&lt;a href="http://bit.ly/aLdNFZ"&gt; disini&lt;/a&gt; .&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6479500811</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6479500811</guid><pubDate>Mon, 13 Jun 2011 11:58:00 +0700</pubDate><category>indonesian politics</category></item><item><title>Pemuda dan Politik Indonesia:
Buku Pemuda Membangun Bangsa dari...</title><description>&lt;img src="http://24.media.tumblr.com/tumblr_lmg38udtoM1qjadj7o1_250.jpg"/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemuda dan Politik Indonesia&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt;Buku Pemuda Membangun Bangsa dari Desa menceritakan perjuangan pemuda Garut yang berjuang membangun daerah. Melalui Asgar Muda yang mereka dirikan, pemuda Garut itu menghimpun pemuda-pemuda yang sedang mencari ilmu di berbagai perguruan tinggi untuk bersatu memberikan kontribusi nyata untuk daerahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Mungkin buku ini bisa masuk ke daftar buku wajib baca berikutnya!:)&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6309583165</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6309583165</guid><pubDate>Wed, 08 Jun 2011 11:00:00 +0700</pubDate><category>indonesian youth</category><category>youth movement</category></item><item><title>Apakah iklan politik penting?</title><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemuda dan Politik&lt;/strong&gt;&amp;#160;:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Artikel di PSychology Today ini cukup menarik untuk disimak. &amp;#8220;Campaign ads, Do voters pay attention and do they matter?&amp;#8221;. Selama masa kampanye, tidak asing lagi kalau kita sering dibombardir dengan iklan mengenai para kandidat. para kandidat seakan berlomba-lomba menghabiskan pundi-pundi rupiahnya dengan tampil di berbagai media untuk mempromosikan dirinya. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Efektivitas Iklan politik memang sudah sering dipertanyakan oleh para peneliti politik. Lalu, apakah iklan politik dapat mengubah persepsi pemilih dan hasil pemilu?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Peneliti menemukan bahwa &lt;strong&gt;iklan politik di televisi memiliki pengaruh terhadap opini pemilih namun dalam bentuk ingatan pendek. &lt;/strong&gt;Iklan ini menuntun pemilih untuk memikirkan kandidat dalam cara yang berbeda.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Well, kalau memang iklan politik diketahui memiliki pengaruh yang semu, maka dapat disimpulkan bahwa gembar-gembor selama masa kampanye melalui iklan politik sebenarnya cukup sia-sia. Daripada baru heboh memperbaiki citra diri selama kampanye, kenapa tidak mulai dari sekarang dengan mencoba bermanfaat untuk masyarakat?&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRnEBjqxGL50w8ZQZxKx9Wmfh6mw7ur4efDjN7H4QmFYoFL1D3W-Q&amp;amp;t=1"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;artikel lengkap&amp;#160;: &lt;a href="http://bit.ly/dWGYSS"&gt;http://bit.ly/dWGYSS&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6307843400</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/6307843400</guid><pubDate>Wed, 08 Jun 2011 10:00:00 +0700</pubDate><category>indonesian politics</category></item><item><title>Follow me?</title><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pemuda dan Politik Indonesia&lt;/strong&gt;:&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;img src="http://media.tumblr.com/tumblr_llffa7fMKK1qinzne.jpg"/&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Sebagian besar anak muda memilih untuk tidak mem &lt;strong&gt;follow tokoh politik&lt;/strong&gt; di twitter. Alasannya karena merasa tidak penting, tidak tertarik, bahkan karena mereka tidak &lt;em&gt;respect &lt;/em&gt;terhadap para politisi. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Bagi para anak muda yang mem follow tokoh politik, alasan mereka sebagian besar karena &lt;strong&gt;sekedar ingin tahu.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Berarti, efek sosial media hanya sebatas &lt;em&gt;awareness &lt;/em&gt;semata. Untuk menarik perhatian mereka, para politisi harus berbuat lebih dari sekedar &lt;em&gt;virtual self &lt;/em&gt;belaka. &lt;/p&gt;
&lt;p&gt;*survey dilakukan oleh PlanPolitika terhadap 430 responden dengan rentang usia 14-29 tahun.&lt;/p&gt;</description><link>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/5630349158</link><guid>http://indonesianyouthvoice.tumblr.com/post/5630349158</guid><pubDate>Thu, 19 May 2011 12:13:00 +0700</pubDate><category>indonesian politics</category><category>indonesian youth</category></item></channel></rss>
